About

Selasa, 24 Mei 2022

8 Kesalahan Perawatan Kulit yang Membuat Pori-Porimu Tampak Lebih Lebar


Minyak berlebih, sel-sel kulit mati, kotoran, dan bakteri dapat menyumbat pori-pori dan membuatnya tampak lebih lebar. Merawat wajah memang sangat penting, tapi kadang-kadang kamu menjadi terobsesi. Namun, terlalu banyak perawatan ternyata justru tidak bagus untuk kesehatan kulit dan sebagian rutinitas kecantikan harian serta kebiasaan kita justru lebih berbahaya bagi pori-pori dibanding faktor eksternal apa pun.

Sisi Terang suka menemukan kiat-kiat kecantikan baru untuk para pembaca dan kali ini kami merasa termotivasi untuk mengingatkan tentang hal-hal yang mungkin kamu lakukan terhadap kulitmu. Pastikan kamu mencatatnya!

1. Sering memakai kertas minyak wajah.


Kertas minyak wajah bisa menjadi penyelamat situasi di hari-hari yang panas ketika kulit cenderung menjadi terlalu berminyak dan berkeringat. Meski begitu, memakai kertas minyak wajah berulang-ulang akan lebih membahayakan daripada menyehatkan kulit. Sebenarnya, lapisan tipis minyak justru dibutuhkan untuk kulitmu. Dengan terus menghilangkannya, berarti kamu memaksa kulit untuk memproduksi lebih banyak minyak. Ini menyebabkan pori-pori tersumbat dan menjadi lebih lebar.


Baca Juga : Kecanduan Seks: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

2. Memencet komedo dan jerawat secara paksa.


Ya, memencet jerawat bisa jadi sangat memuaskan, tapi ini harus dilakukan dengan aman. Di permukaan kulit terdapat bakteri, dan memencet jerawat berarti memaparkan luka kepada bakteri tersebut. Jika kamu memaksa memencet jerawat yang belum waktunya untuk diekstraksi, kamu memberi peluang bagi bakteri untuk masuk le lapisan kulit yang lebih dalam. Ini justru memperparah situasi, karena iritasi akan menyebar, sehingga menghasilkan pori-pori yang lebih lebar dan bekas luka.

3. Terlalu sering melakukan eksfoliasi.


Eksfoliasi atau pengelupasan kulit mati dari permukaan kulit terluar akan membantu menghilangkan kotoran, sel-sel kulit mati, dan minyak berlebih yang bisa menyumbat pori-porimu. Tindakan sederhana ini menyegarkan dan dapat membuat pori-porimu tampak lebih kecilTapi kamu hanya boleh melakukannya 1-2 kali seminggu. Terlalu sering melakukan eksfoliasi bisa mengakibatkan kulit kering dan pori-pori terbuka, dan jika tanpa lapisan minyak alami, kulit akan menyerap debu dari sekitar. Ini akan membuat pori-porimu lebih besar.

4. Membiarkan kulit menjadi kering.


Kulit kering bisa menyebabkan keriput, sehingga membuatmu tampak lebih tua. Kulit kering juga menyebabkan pori-pori menjadi rata dan terlihat lebih besar. Jadi, ini bukan hanya berbahaya bagi pori-porimu, tapi juga membuatmu tampak lebih tua. Syukurlah, hal ini mudah dicegah — pilih toner wajah dan pelembap yang baik sesuai dengan jenis kulitmu, dan oleskan di wajah setiap hari.

5. Memakai produk-produk yang menutup pori-pori.


Ada beberapa produk sangat populer, yang digunakan dalam perawatan kulit, tapi tidak seharusnya dipakai di wajah. Lemak kakao, minyak kelapa, dan krim lanolin mempunyai sifat menyumbat pori-pori. Bahan-bahan ini mungkin bagus untuk menjaga kelembapan kulit, tapi juga bisa menimbulkan noda dan membuat kotoran terjebak di dalam pori-pori. Jerawat seperti ini dapat meregangkan pori-porimu. Lebih baik memilih krim wajah yang cocok dan mengoleskan minyak jenis ini ke tubuhmu.


Baca juga : INFO SLOT GACOR SELASA, 24 MEI 2022 

6. Terlalu sering memperbaiki make-up.


Selama siang hari, secara alamiah, mungkin make-up-mu cepat luntur. Sedikit memperbaikinya tentu boleh saja, tapi jangan melakukannya berlebihan. Kulitmu memproduksi minyak, dan dengan terus-menerus membubuhkan bedak, maka akan terbentuk lapisan minyak, kotoran, dan make-up. Dengan bersolek terus-menerus, dijamin akan muncul masalah iritasi kulit dan jerawat.

7. Makan makanan yang berbahaya.


Produk-produk susu, alkohol, dan makanan yang mengandung gula olahan tinggi, pedas, atau goreng-gorengan berbahaya bagi kulitmu. Bahan-bahan itu bisa memicu peradangan di tubuhmu dan menyebabkan kulit yang rentan berjerawat. Jerawat melemahkan kelenjar minyak dan lubang-lubang folikel rambutmu, sehingga membuat pori-porimu membesar. Jadi, rencana menu makanan yang baik selalu menjadi opsi menakjubkan untuk merawat kondisi kulitmu.

8. Tidak memakai tabir surya.


Paparan sinar matahari membahayakan kulitmu dengan berbagai cara. Sinar itu menebalkan kulit, menghilangkan kolagen, elastin dan air dari kulit, serta menyebabkan menyusutnya jaringan. Ini membuat tepi-tepi pori-porimu meregang dan tampak kendur. Jadi, memiliki krim tabir surya itu wajib!


Baca juga : Lima Lokasi Bercinta di Luar Ruangan, Nomor 5 Romantis Banget

Jangan lupa singgah main di : http://cintaexabet88.org

Contact us : https://direct.lc.chat/13376502/


Senin, 23 Mei 2022

Masker Bubble Benar Bermanfaat Atau Cuma Tren Kecantikan?


Baru-baru ini media sosial dan internet sedang ramai mengupas tuntas tentang bubble mask yang menjadi tren baru di ranah kecantikan Indonesia. Masker ini jika dipakai akan menghasilkan efek gelembung atau busa sehingga wajah Anda akan terlihat menggelembung seperti awan. Nah, perlu ditelaah lebih jauh apakah masker wajah yang satu ini memang betul bermanfaat atau cuma tren. Simak ulasannya di sini, ya. Baca juga : Lima Lokasi Bercinta di Luar Ruangan, Nomor 5 Romantis Banget 

Apa itu bubble mask? Manfaat apa yang dihasilkan?

Bubble mask adalah masker berkarbonasi yang terbuat dari air mengandung karbon, bubuk charcoal (arang hitam), dan tanah liat. Masker dari Korea Selatan ini menjadi laku di pasaran Indonesia berkat sensasi masker yang menggemaskan, yakni menimbulkan busa gelembung.

Dikutip dari kantor berita Today, setelah Anda mengoleskan masker ini ke wajah sekitar 10 menit, masker tersebut akan menggelembung berbusa sampai menutupi pori-pori wajah Anda. Berkat kandungan karbon di dalamnya, masker ini bisa menggelembung berbusa setelah Anda gunakan beberapa saat.

Menurut dr. Angela J. Lamb, seorang spesialis kulit dari Westside Dermatology Faculty Practice di Icahn School of Medicine at Mount Sinai Hospital, bubble mask ini berbahan asli tanah liat. Tanah liat memang sudah lama digunakan di dalam produk kecantikan untuk menyerap minyak dan menutup pori-pori di kulit sementara waktu. Hasilnya juga bisa membuat kulit Anda terasa lebih kencang dan halus.

Akan tetapi, keunggulan dan manfaat bubble mask jika dibandingkan dengan produk masker wajah lainnya belum terbukti secara ilmiah dan belum ada uji klinisnya. Sejauh ini, baru ada ulasan-ulasan dari orang yang sudah pernah menggunakannya. Selain itu, bagaimana efek masker ini juga tentu berbeda-beda pada setiap orang dengan berbagai jenis kulit. Baca juga : Bagaimana Cara Membuat Wanita Melayang dengan Merangsang Puting Payudara? 

Bagaimana cara pemakaiannya?

Sama dengan pemakaian masker lainnya, pertama-tama Anda harus membersihkan wajah Anda terlebih dahulu. Setelahnya, keringkan dan oles masker dengan spatula kecil secukupnya. Ingat! Jangan oleskan masker terlalu dekat dengan lubang hidung atau mata. Pasalnya ketika masker mulai memunculkan efek bubble, busa tersebut bisa masuk mengenai mata atau terhirup ke dalam hidung.

Setelah digunakan di wajah, diamkan sampai busa muncul, kira-kira sekitar 5 sampai 10 menit. Lalu, bersihkan atau angkat sisa krim menggunakan spatula. Anda bisa langsung mencuci muka dengan air sampai bersih.

Adakah efek sampingnya?

Penggunaan masker ini sama penggunaan masker wajah lainnya, yaitu harus dilakukan dengan sangat hati-hati karena kemungkinan akan ada efek samping tertentu. Pasalnya, setiap kulit punya reaksi yang berbeda terhadap produk kimia.

Jika setelah memakai masker kulit wajah menjadi kemerahan atau gatal, baiknya segera hentikan pemakaian tersebut. Nah, ada baiknya Anda melakukan uji coba pada masker sebelum digunakan. Caranya, oleskan sedikit masker pada punggung tangan, diamkan selama beberapa saat. Jika tidak ada gejala iritasi dan lainnya, Anda boleh mencobanya di kulit wajah.

Pastikan Anda selalu menggunakan spatula yang dikemas dengan masker. Ini mencegah adanya campuran bahan asing ke masker yang bisa merusak isi kandungan dan kualitas masker. Jangan gunakan jari Anda untuk menyendok masker dari kemasan, karena bisa menyebabkan gelembung busa prematur. Setelahnya, cuci spatula dengan benar sebelum meletakkannya kembali ke tempat penyimpanan wadah masker.


Minggu, 22 Mei 2022

Beda Toner, Serum, Ampoule, Essence dan Booster, Mana yang Kamu Perlukan?


Urutan perawatan kulit ala Korea memasukkan sejumlah produk yang secara tampilan dan tekstur mirip. Seperti toner, serum, ampoule, essence dan booster. Padahal, ada perbedaan yang lumayan signifikan di antara produk ini. Simak, yuk, apa aja bedanya dan mana yang cocok untuk kulit supaya kamu bisa memilih produk mana saja yang perlu dipakai dan mana yang tidak. Ini dia beda toner, serum, ampouleessence dan booster. Mana yang kamu perlukan?
 

Mengetahui perbedaan toner, seum, ampouleessence dan booster sangatlah penting. Tidak hanya agar kamu tidak salah pilih, tetapi juga agar kamu tahu mana yang perlu dan tidak perlu kamu gunakan juga kapan waktu yang tepat untuk menggunakannya. Karena sebenarnya, kamu tidak perlu menggunakan semua jenis skincare tersebut, jika fungsi dan manfaatnya sudah bisa kamu dapatkan dari satu atau dua skincare saja. Untuk itu, mari cari tahu beda toner, serum, ampouleessence dan booster, juga mana yang kamu perlukan?


Toner amat cair seperti air dan paling cepat meresap pada kulit karena memiliki tekstur paling ringan di antara produk skincare lainnya. Kandungan toner berisi hidrogen dan oksigen juga acidsglycerin, antioksidan dan formula anti-inflammatory.
 
Tugas toner selain mengembalikan pH kulit setelah cuci muka (pH wajah biasanya naik setelah memakai produk pencuci muka standar), memberikan kelembapan ke kulit, dan membantu mengangkat sel mati pada lapisan atas kulit untuk mempersiapkan kulit untuk menerima perawatan kulit selanjutnya. Toner adalah primer dalam dunia makeup wajah. Kamu perlu menggunakannya bila ingin khasiat skincare selanjutnya bekerja lebih baik pada kulitmu.
 
Lazimnya, ada 2 macam toner, yaitu exfoliating toner (biasanya mengandung acid untuk eksfoliasi, dipakai 2-3 kali seminggu) dan hydrating toner yang wajib dipakai setelah exfoliating toner atau tiap sehabis cuci muka.

 

Essence adalah skincare yang bertugas membantu pencegahan kerutan serta warna kusam dan tidak rata pada kulit. Essence bisa disebut sebagai serum dengan kandungan yang lebih ringan. Teksturnya pun biasanya lebih cair dari serum, namun lebih kental dari toner. Konsentrasi kandungan zat aktifnya lebih kecil dari serum, namun lebih tinggi dari toner. Biasanya essence memiliki kandungan zat aktif yang membantu memaksimalkan kerja regenerasi kulit.
 
Essence biasa dipakai setelah toner, dimaksudkan untuk menambah kelembapan kulit, sebelum menerima perawatan serum. Kalau kulit tidak mengalami masalah, kamu bisa melewatkan serum dan memakai essence ini sebagai gantinya. Dengan penggunaan rutin, essence bisa buat kulitmu jadi lebih lembut dan cerah.
 

Produk perawatan kulit seperti moisturizer yang terbuat dari krim atau gel pada umumnya terdiri dari molekul yang besar hingga tidak mampu masuk ke dalam lapisan kulit bagian dalam. Sebaliknya, serum terdiri dari molekul-molekul kecil yang bisa masuk ke lapisan kulit ke dalam sehingga zat aktif yang dibawanya bisa langsung menyerang target permasalahan kulit. Biasanya, bentuknya cairan cenderung transparan dengan tekstur agak kental dan wajib dipakai untuk kamu yang telah memiliki usia di atas 30 tahun.
 
Apa perbedaannya dengan essence? Sebenarnya, essence dan serum memiliki fungsi yang hampir mirip. Perbedaannya hanya pada teksturnya. Serum lebih kental dengan kandungan yang lebih kaya sedangkan essence lebih cair dan ringan.
 
Terus, apakah kamu wajib pakai serum? Kalau kamu punya masalah kulit yang butuh penanganan langsung, kamu bisa pakai serum sesuai masalahnya, misalnya serum vitamin c yang baik untuk jerawat, serum dengan kandungan niacinamide dan hyaluronic acid untuk mengatasi dehidrasi kulit, serum yang memiliki atioksidan seperti green tea extract untuk kulit kusam, dan lain-lain.
 

Ingin kandungan zat aktif yang konsentrasinya lebih tinggi dari serum? Ampoule jawabannya. Seperti serum, ampoule juga merupakan skincare kental yang berisi zat aktif untuk target masalah kulit tertentu. Perbedaannya, kandungan zat aktif ampoule lebih besar dibanding serum. Karena kekuatan skincarenya yang besar, maka ampoule cocok untuk digunakan oleh wanita yang sudah berumur.
 
Tidak seperti serum yang bisa dipakai tiap hari, ampoule biasanya hanya dipakai dalam jangka waktu terbatas atau cuma 1-2 kali seminggu. Ampoule dipakai setelah toner atau essence. Kalau masalah kulit tidak urgentampoule boleh kamu skip alias lewatkan dalam urutan perawatan.


Ada beberapa definisi booster. Menurut Alicia Yoon, pendiri perusahaan kosmetik Peach & Lily di Korea, ada brand yang memakai istilah booster sebagai kata lain toner atau essence, yang artinya fungsinya menyiapkan kulit untuk perawatan lebih intensif. Ada juga yang memakai booster untuk produk dengan kandungan zat aktif intensif, yang serupa atau melebihi serum dan ampoule.
 
Tidak perlu bingung, baca saja daftar bahan untuk mengetahui bedanya. Kalau di definisi pertama booster bisa kamu pakai untuk menggantikan toner atau essence. Sementara di definisi kedua, kamu tidak perlu menggunakannya kalau tidak punya masalah kulit serius. Atau bisa juga dilihat dari harganya. Booster dengan kandungan intensif biasanya harganya relatif mahal.
 

Sabtu, 21 Mei 2022

Kenapa Sih Harus Pakai Sunscreen Setiap Hari?


Terkena
sinar UV, alias sinar matahari selain bisa membuat kulit terbakar juga bisa menyebabkan kanker kulit. Nah, salah satu cara efektif untuk mencegah kerusakan kulit adalah dengan pakai sunscreen.
Sebenarnya, apa sih sunscreen itu?

Sunscreen adalah produk perawatan kulit berbentuk losion
, spray, gel, foam, atau stick yang dapat digunakan untuk melindungi kulit dari radiasi sinar UV, baik UVA maupun UVB. Meski UVA dan UVB sama-sama buruk bagi kulit, sinar UVA menimbulkan dampak kerusakan yang lebih parah karena bisa menembus bagian terdalam kulit Anda. Bayangkan saja, radiasi sinar UVA dapat menembus awan dan kaca, baik itu pada siang, malam, bahkan ketika cuaca sedang mendung. Sinar UVA dapat mempercepat penuaan kulit serta menyebabkan keriput dan flek hitam. Sementara sinar UVB (Ultraviolet-Burning) merupakan sinar matahari yang memiliki panjang gelombang lebih kecil dari sinar UVA. Sinar UVB tidak menembus kaca dan awan, tapi radiasinya jauh lebih kuat daripada UVB. Terkena sinar UVB sebentar saja dapat menyebabkan kulit terbakar (sunburn). Jika kulit sering terkena radiasi kedua sinar tersebut, risikoAnda terkena kanker kulit pun kian besar. Jenis-jenis sunscreen

Berdasarkan bahan yang digunakannya, sunscreen dikategorikan menjadi dua jenis, yaitu:
Sunscreen physical Bekerja dengan cara membuat suatu lapisan di permukaan kulit sehingga mampu menghalangi sinar UV agar tidak menembus lapisan kulit bagian dalam. Sunscreen ini biasanya mengandung bahan aktif seperti zinc oxide dan titanium dioxide. Sunscreen chemical Bekerja dengan cara membuat suatu lapisan di permukaan kulit untuk menyerap energi radiasi UV, sehingga tidak sampai terserap atau masuk ke lapisan kulit bagian dalam. Sunscreen chemical mengandung beberapa bahan aktif seperti cinnamates, octisalate, ovybenzone, dioxybenzone. Sunscreen jenis ini yang sering disebut sebagai sunblock. Kebanyakan formulasi sunscreen yang dijual di pasaran merupakan kombinasi dari physical dan chemical. Baca juga : 

INFO SLOT GACOR SABTU, 21 MEI 2022

Beda sunscreen dan sunblock

Sunblock, istilah yg kurang tepat karena tidak ada satupun kandungan di dalamnya yang dapat memblok sinar uv. Bahkan, di Amerika, penggunaan kata sunblock sebenarnya sudah dilarang oleh
FDA, instansi yang setara dengan Badan POM di Indonesia. Jadi, istilah penggunaan kata sunblock sudah digunakan lagi, karena lebih tepat memakai istilah sunscreen. Pentingnya pakai sunscreen setiap hari

Efek paparan sinar UV bisa dirasakan dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Beberapa dampak jangka pendek meliputi:
  • Terbakar matahari (sunburn)
  • Kulit gelap
  • Kulit hitam
  • Kulit kusam
Sementara dampak jangka panjang meliputi:
  • Penuaan kulit
  • Kulit keriput
  • Kulit kendur/tidak kencang
  • Muncul bercak-bercak kecoklatan atau flek hitam
  • Bahkan, risiko kanker kulit
Jika Anda tak mau mengalami berbagai dampak di atas, maka jangan lupa pakai sunscreen setiap hari, terutama saat sedang beraktivitas di luar ruangan. Tak hanya orang dewasa saja, bayi pun sebaiknya juga dioleskan sunscreen setiap kali ketika akan dibawa keluar rumah. Namun, penggunaan sunscreen direkomendasikan pada bayi di atas usia 6 bulan. Ingat, sinar UVA menghantui Anda setiap hari, bahkan jika cuaca mendung. Jadi, jangan malas untuk pakai sunscreen setiap kali berkegiatan di luar ruangan. Jangan lupa, pakai sunscreen tiap 2 jam sekali

Anda tentu sudah tak asing lagi dengan anjuran pakai sunscreen setiap 2 jam jam sekali. Namun, kenapa, ya, harus 2 jam sekali?
Faktanya, meski sunscreen ampuh untuk menghalangi sinar matahari menembus kulit, tapi daya perlindungannya akan semakin berkurang dari waktu ke waktu sejak awal digunakan. Entah itu karena keringat, gesekan dengan kulit, ekspresi wajah, atau lain sebagainya. Jadi, jika ingin mendapatkan perlindungan yang maksimal, sunscreen perlu diulang pemakaiannya secara berkala setiap 2 jam sekali. Apalagi jika sehari-hari Anda berkegiatan di luar ruangan yang memungkinkan terkena matahari secara langsung. Anda juga sebaiknya menggunakan sunscreen jika berada di ruangan yang masih terkena sinar matahari, misalnya ada jendela dan pintu yang memungkinkan sinar matahari masuk atau ada langit-langit kaca. Seperti yang sudah disebutkan di atas, sinar UVA bisa menembus kaca, lho! Baca Juga : Mitos Seputar Hubungan Intim yang Perlu Remaja Ketahui
Panduan pakai sunscreen

Agar produk sunscreen yang Anda gunakan bekerja secara optimal, berikut beberapa panduan menggunakan sunscreen yang perlu Anda perhatikan baik-baik.
  • Pilihlah sunscreen dengan SPF minimal 30.
  • Pemilihan sunscreen tergantung pada kondisi kulit masing-masing. Jika dirasa kulit Anda sensitif, maka Anda bisa menggunakan sunscreen jenis physical.
  • Sunscreen diaplikasikan pada semua area yang tidak tertutup baju. Mulai dari wajah, leher, lengan, dan bagian kaki.
  • Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI) merekomendasikan penggunaan sunscreen sekitar 1 sendok teh di area wajah, leher, dan kepala. Begitu pun untuk area tangan.
  • Sementara untuk area dada depan dan punggung belakang, sekujur paha hingga kaki, masing-masing membutuhkan sekitar 2 sendok teh sunscreen.
  • Sunscreen adalah step terakhir dari skincare. Jika Anda bermake up maka sunscreen digunakan sebelum menggunakan make up.
Intinya, selalu perhatikan area tubuh mana saja yang terbuka (tidak tertutup pakaian) dan tanpa perlindungan, maka di situlah area yang harus diolesi sunscreen. Tetap pakai sunscreen meski kulit sudah terlanjur rusak

Jika sudah terlanjur muncul efek buruk dari paparan matahari, sunscreen tetap dibutuhkan untuk mencegah kerusakan bertambah banyak atau meluas. Guna memperbaiki kerusakan yang sudah terjadi maka perlu penanganan-penanganan khusus yang akan disesuaikan dengan kondisi kerusakan masing-masing.
Anda bisa berkonsultasi terlebih dahulu dengan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin terdekat guna mendapatkan penanganan terbaik sesuai kondisi Anda.

Jumat, 20 Mei 2022

SUDAH BENARKAH URUTAN PEMAKAIAN SKINCARE HARIAN ANDA? CEK DI SINI!


Rutinitas 10 langkah urutan skincare yang mendunia beberapa tahun lalu telah menjadi acuan untuk langkah-langkah pemakaian produk skincare setiap pagi dan malam sampai saat ini. Seperti apa langkah-langkah urutan pemakaian skincare yang awalnya berasal dari Korea ini? Anda bisa cek informasi lengkapnya dibawah ini.

Apa Saja Urutan Skincare-nya?

Jika Anda belum pernah dengan detail memperhatikan skincare routine dari Korea, inilah 10 langkah urutan skincare yang lengkap berikut rekomendasi pemakaian produknya dari L’OrĂ©al Paris. Coba cek, sudah benarkah pemakaian produk-produk skincare Anda selama ini?

1.Micellar water atau makeup remover.

Selalu bersihkan wajah menggunakan micellar water atau makeup remover, terutama setelah menggunakan makeup. Langsung mencuci muka dengan sabun pembersih wajah tidak mengangkat semua kotoran dan sisa makeup yang melekat di wajah. Akibatnya pori-pori bisa tersumbat lalu kemudian muncul komedo dan jerawat.

2. Sabun pencuci wajah.

Mencuci wajah menggunakan facial foam dan sabun pencuci wajah merupakan tahapan skincare yang benar selanjutnya. Gunanya adalah untuk memastikan semua kotoran dan produk yang tersisa di wajah terangkat secara total. Belum lagi, mencuci wajah dengan air dapat menyegarkan kulit.

3. Eksfoliasi

Hindari mengeksfoliasi kulit wajah setiap hari karena akan merusak lapisan pelembap alami kulit. Cukup lakukan deep cleansing ini 2-3 kali dalam seminggu untuk mengangkat sel- sel kulit mati dan kotoran yang membandel di wajah.

4.Toner

Urutan skincare ini sering dilewatkan karena tidak dianggap esensial. Padahal, toner sangat berguna terutama untuk Anda yang memiliki kulit berminyak dan mudah berjerawat. Toner membantu menyeimbangkan pH kulit serta menyegarkan kulit yang cenderung kering setelah dibersihkan.

5. Essence

Manfaat utama essence adalah memberi kelembapan bagi kulit wajah sehingga siap untuk menerima dan ‘mengikat’ manfaat dari produk perawatan yang selanjutnya Anda gunakan. Essence memiliki 1-2 bahan aktif dalam bentuk konsentrat; teksturnya cair dan ringan sehingga mampu meresap ke lapisan epidermis kulit untuk membantu merawat kulit dari dalam.

6. Serum, ampul, atau booster

Tahapan perawatan lanjutan menjadi urutan skincare berikutnya. Serum sangat penting untuk perawatan kulit karena memiliki kandungan nutrisi berupa berbagai bahan dalam konsentrat. Serum berfungsi untuk membantu merawat kulit, karena itu bahan-bahannya dipilih yang dapat menyerap ke epidermis kulit. Ampul atau booster memiliki fungsi yang kurang lebih sama dengan serum, hanya dengan konsentrasi bahan yang lebih tinggi.

7. Sheet mask

Sheet mask berfungsi untuk menutrisi dan melembapkan kulit. Gunakan sheet mask tiga kali seminggu atau saat ada kebutuhan khusus, misalnya sebelum menggunakan makeup untuk acara penting atau saat kondisi kulit sedang kering-keringnya.

8. Krim mata

Setelah wajah ternutrisi, urutan skincare selanjutnya adalah ‘mengunci’ semua nutrisi ini dengan krim pelembap, dimulai dengan krim mata. Krim mata membantu melembapkan kulit di sekitar mata sekaligus membantu melawan tanda-tanda penuaan kulit.

9. Krim pelembap

Pelembap tak hanya berfungsi untuk melembapkan kulit wajah, tapi juga membantu ‘mengunci’ semua nutrisi dari perawatan sebelumnya di kulit serta menyamarkan keriput dan garis-garis halus. Bedakan penggunaan pelembap pada pagi dan malam hari karena memiliki kandungan bahan dan manfaat yang berbeda.

10. Sunscreen

Urutan skincare terakhir adalah penggunaan sunscreen pada pagi hari. Paparan sinar matahari yang terlalu lama bisa merusak kulit dan membuat kulit mengalami penuaan dini. Anda bisa menggunakan sunscreen atau pelembap yang mengandung sunscreen untuk melindungi kulit wajah dari sinar UV dari matahari.

Urutan skincare tersebut sebaiknya Anda lakukan secara konsisten setiap hari. Kalau sesekali waktu Anda terbatas, Anda bisa menggabungkan 2-3 langkah urutan dengan produk multifungsi. Yang penting, jangan abaikan perawatan dasar yang utama, yaitu membersihkan, melembapkan, dan melindungi kulit.

Beda Urutan Skincare pada Pagi dan Malam Hari

Dalam aturan cara memakai skincare yang benar, penggunaan produk pada pagi dan malam hari tidaklah sama, namun tetap ada langkah-langkah yang tidak boleh sampai terlewatkan. Baik pagi atau malam hari, Anda tetap harus menggunakan sabun pencuci wajah, toner, essence, serum/booster/ampul, krim mata, dan krim pelembap.

Micellar water/makeup remover digunakan pada malam hari setelah beraktivitas, begitu juga dengan eksfoliasi karena kulit wajah jadi lebih sensitif terhadap sinar matahari. Hati-hati juga dengan penggunaan serum/booster/ampul, karena ada bahan aktif yang tidak bisa terpapar sinar matahari. Sheet mask sebaiknya digunakan pada malam hari agar hasilnya optimal, sementara sunscreen digunakan pada pagi hari.