About

Kamis, 19 Mei 2022

Jenis dan Fungsi Serum untuk Kulit Anda


Anda sudah rajin cuci muka, scrubbing beberapa kali seminggu, dan tidak melupakan pelembab pagi dan malam serta tabir surya? Ternyata itu saja belum cukup untuk kulit. Anda perlu menambahkan satu produk skincare lagi yaitu serum. Simak fungsi serum berikut ini. 

Apa fungsi serum untuk kulit dan wajah?

Serum wajah adalah sebotol kecil larutan gel berwarna jernih, bertekstur ringan, dan bebas minyak. Sebotol serum mengandung sejumlah bahan aktif, dari mulai berbagai vitamin dan asam, retinol untuk kulit, hingga antioksidan.

Bisa dibilang, produk ini adalah pelembap dengan tekstur yang lebih ringan. Namun, bahan-bahannya memiliki konsentrasi yang lebih tinggi sehingga dapat menembus ke bagian dalam kulit dengan lebih cepat, mudah, dan merata daripada pelembap biasa.

Produk kecantikan ini khusus menargetkan isu-isu kulit yang lebih spesifik, misalnya mendorong peremajaan kulit, mencerahkan kulit, serta menyamarkan keriput, jerawat, noda hitam dan hiperpigmentasi, atau rona wajah yang tidak merata.

Berdasarkan fungsi, serum wajah dibagi menjadi:

  • serum sebagai produk anti-aging,
  • serum pencerah wajah,
  • serum pelembap wajah,
  • serum penangkal radikal bebas,
  • serum untuk kulit sensitif dan rentan berjerawat, dan
  • serum untuk memperbaiki tekstur wajah.

Apa bedanya serum dengan pelembap biasa?


Anda mungkin menyadari bahwa sebotol serum berukuran jauh lebih kecil dari sebuah pelembap wajah biasa. Zat-zat aktif di dalamnya berperan besar dalam menentukan perbedaan ukuran sebuah serum wajah dengan pelembap wajah pada umumnya.

Bahan-bahan aktif yang terkandung dalam sebotol kecil serum lebih kaya dan sangat terkonsentrasi dibandingkan kandungan bahan aktif dalam pelembap. Ini karena serum tidak ditambahkan bahan-bahan ‘berat’ yang sering ditambahkan ke dalam pelembap.

Serum wajah yang bagus hanya berisikan bahan-bahan inti yang diperlukan. Produk ini tidak mengandung bahan-bahan pelembap oklusif alias kedap udara, misalnya petrolatum atau minyak mineral yang melindungi kandungan air dari penguapan.

Sebotol serum juga mengandung lebih sedikit agen pelumas dan pengental, seperti kacang atau minyak biji-bijian. Oleh karena konsentrasinya yang tinggi, ini juga alasan mengapa harga sebotol serum tergolong di atas rata-rata sebuah pelembap wajah.

Dibandingkan dengan pelembap, sebagian besar produk serum wajah juga berbahan dasar air. Hal ini menghilangkan unsur minyak sama sekali yang dapat menyumbat pori-pori dan menjadi penyebab jerawat pada sejumlah orang.

Tips memilih serum wajah terbaik


Serum dan pelembap membantu kulit dengan cara yang berbeda. Ada yang cukup dengan menggunakan serum saja untuk menyediakan suplai nutrisi, sedangkan yang lainnya membutuhkan pertolongan serum serta pelembap sekaligus.

Berikut kebutuhan serum untuk masing-masing tipe kulit wajah.

1. Kulit berminyak

Bagi pemilik kulit berminyak, serum wajah dapat menyediakan segala kebaikannya demi kulit sehat tanpa campur tangan minyak yang umum ditemukan pada pelembap wajah. Ini artinya pemakaian serum bisa memberikan cukup kelembapan tanpa harus menambahkan pelembap lagi.

Dengan menggunakan serum, Anda juga bisa memfokuskan perawatan spesifik untuk area yang bermasalah akibat noda hitam, melakukan eksfoliasi pada wajah, serta mengatasi isu-isu kulit umum lain tanpa harus mencemaskan kelebihan minyak.

Serum terbaik untuk kulit berminyak sebaiknya mengandung setidaknya satu di antara bahan-bahan aktif umum, seperti vitamin C, hyaluronic acid, salicylic acid, gliserin, niacinamide, dan asam laktat.

2. Kulit kering dan sensitif

Serum memiliki fungsi penting dalam melembapkan kulit sehingga pemakaiannya pun diperlukan bagi orang dengan kulit wajah yang kering dan sensitif. Akan tetapi, pemilik jenis kulit ini sebaiknya menunggu 15 menit setelah mencuci muka sebelum memakai serum.

Hal ini bertujuan agar serum tidak terlalu cepat masuk ke dalam kulit sehingga tidak terjadi iritasi. Orang-orang dengan kondisi kulit seperti eksim dan rosacea pun perlu berdiskusi dengan dokter sebelum memakai produk ini karena konsentrasi zat aktif yang tinggi mungkin dapat memperparah kondisi kulit.

Pemilik kulit kering dan sensitif perlu lebih hati-hati dalam memilih kandungan serum. Secara umum, berikut bahan-bahan aktif yang disarankan adalah hyaluronic acid, gliserin, panthenol, niacinamide, dan minyak atau ekstrak tumbuhan.

3. Kulit normal dan kombinasi

Jika kulit Anda baik-baik saja hanya dengan memakai pelembap biasa, Anda tak perlu memaksakan diri untuk menggunakan serum. Meski begitu, bukan berarti Anda yang berkulit normal atau kombinasi tidak bisa atau tidak boleh menggunakan serum.

Bagi pemilik kulit kombinasi, pemakaian serum dapat memberikan kelembapan pada area wajah yang paling berminyak seperti dahi, hidung, dan dagu. Serum juga dapat mengatasi masalah kulit pada pemilik kulit normal sekalipun.

Serum wajah yang bagus untuk kulit normal dan kombinasi sebenarnya mirip dengan serum untuk kulit berminyak. Akan tetapi, Anda mungkin harus mencoba beberapa produk sebelum menemukan yang paling cocok untuk kulit Anda.

4. Kulit yang mengalami penuaan

Hampir setiap orang dapat menuai manfaat dari serum, termasuk mereka yang mengalami penuaan kulit. Anda hanya butuh mencari jenis serum yang sesuai dengan kondisi kulit Anda.

Jika Anda memiliki masalah kulit yang benar-benar ingin diperbaiki, seperti noda hitam akibat penuaan dini, atau keriput dan garis halus, menambahkan serum pada ritual kecantikan harian Anda dapat membantu meningkatkan penampilan kulit Anda.

Carilah serum yang memberikan manfaat dari kandungan ceramide, kolagen, retinol, dan niacinamide. Anda juga bisa mencari serum yang kaya akan kandungan asam berupa asam glikolat, asam laktat, dan hyaluronic acid.

Bagaimana cara memakai serum wajah?


Untuk menggunakan serum, Anda hanya perlu menggunakan 1 – 2 tetes kecil cairan dan ratakan pada seluruh wajah dan leher, terutama area kulit yang bermasalah sebanyak dua kali sehari setiap pagi dan malam.

Begini cara memakai serum yang benar dan sesuai fungsi.

  1. Cuci muka seperti biasa, bilas dengan air hangat, dan keringkan. Tunggu satu menit sebelum pindah ke langkah berikutnya.
  2. Bersihkan wajah dengan produk toner untuk mengangkat kotoran dan kulit mati yang membandel, serta menyeimbangkan pH kulit. Tunggu 1 – 2 menit sampai kulit dalam keadaan masih lembap, namun tidak terlalu basah dari toner.
  3. Segera oleskan serum pada wajah. Kulit lembap akan lebih mudah ditembus daripada dalam kondisi kering.
  4. Oleskan toner dengan pijatan telapak tangan terbuka, bukan dengan jari, untuk lebih efisien melepaskan bahan-bahan aktif serum ke dalam kulit.
  5. Tunggu 2 – 3 menit. Jika serum meninggalkan sisa lengket atau berminyak di kulit, artinya serm tidak bekerja dengan baik.
  6. Setelah itu, baru lanjutkan rutinitas perawatan wajah Anda seperti krim mata, tabir surya, dan/atau pelembap.
  7. Hangatkan pelembap dengan kedua tangan Anda untuk mengaktifkan bahan di dalamnya, kemudian pijat dengan gerakan ke atas, dimulai dari bagian tengah wajah menuju garis rambut.

Kesalahan penggunaan serum yang menyalahi fungsi

Kesalahan dalam memilih serta mengikuti langkah-langkah penggunaan serum bisa mengurangi fungsi pada kulit. Maka dari itu, pastikan Anda menghindari kesalahan berikut saat menggunakan serum.

1. Tidak menggunakan pelembap

Serum memang mengandung bahan-bahan aktif yang melembapkan kulit wajah, tetapi bukan berarti Anda boleh meninggalkan pelembap sama sekali. Pasalnya, produk pelembap membantu penyerapan skincare berikutnya, termasuk serum.

2. Menggunakan pelembap sebelum serum

Jika Anda menggunakan pelembap sebelum serum, akan lebih sulit bagi bahan aktif serum untuk menembus kulit Anda. Jadi, ikutilah urutan pemakaian produk skincare dengan serum terlebih dulu. Selalu gunakan pelembap pada akhir perawatan.

3. Hanya menggunakan serum yang mahal

Serum mahal belum tentu yang terbaik bagi Anda. Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa serum yang mahal mengandung bahan yang berkualitas tinggi. Daripada melihat harga, ada baiknya Anda fokus dengan bahan aktif yang diperlukan.

4. Menggunakannya pada kulit yang terdampak penyakit

Pemakaian serum pada kulit yang terdampak eksim, rosacea, dan sebagainya dapat memperparah gejala. Anda mungkin harus berdiskusi dahulu dengan dokter atau tidak menggunakan serum sama sekali.

5. Menggunakannya terlalu banyak

Serum memang mempunyai fungsi penting bagi kulit, tapi bukan berarti Anda harus menggunakannya dalam jumlah banyak. Cukup gunakan beberapa tetes pada malam hari dan pijat secara merata ke seluruh bagian wajah.

Terlepas dari berapa banyak langkah skincare yang hendak Anda terapkan, serum wajah adalah salah satu produk dasar yang sebaiknya tidak dilewatkan. Penggunaan serum untuk tipe kulit dan masalahnya yang tepat bisa memberikan hasil lebih optimal.

Rabu, 18 Mei 2022

11 Manfaat Virgin Coconut Oil (VCO): Nutrisi Penuh Luar-Dalam


Manfaat VCO, bahan alami menyehatkan tanpa efek samping. Berkhasiat hindari sakit jantung, basmi lemak hingga cegah Alzheimer.

Pohon kelapa sangat mudah ditemukan hampir di seluruh wilayah Indonesia, khususnya di daerah pesisir pantai. Tidak hanya buahnya, daun hingga batang pohon kelapa semuanya dapat dimanfaatkan. Berbagai produk populer berbahan dasar kelapa, mulai dari bumbu masak sampai minyak urut atau aromaterapi.

Selain di Tanah Air, minyak kelapa murni alias virgin coconut oil (VCO) juga populer di luar negeri sebagai bahan alami menyehatkan. Untuk lebih jelasnya, yuk pelajari lebih dalam nutrisi dan cara penggunaanya yang tepat!

Kandungan Nutrisi VCO


Virgin coconut oil mengandung hampir 100% lemak. Meskipun begitu, lemak pada VCO memiliki struktur berbeda dengan lemak minyak kelapa kebanyakan.

Pada dasarnya, VCO diketahui mengandung zat yang mampu meningkatkan jumlah kolesterol baik. Berikut ini takaran nutrisi yang tersaji pada 1 sendok makan (sdm) VCO:

  • Kalori: 121 kilokalori (kkal)
  • Protein: 0 gram (g)
  • Total lemak: 13,5 g
  • Kolesterol: 0 miligram (mg)


Minyak kelapa umumnya digunakan sebagai minyak pijat. Namun, minyak kelapa murni khususnya juga dapat dikonsumsi, lho. Kombinasikan VCO dengan serangkaian program untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaran tubuh. Berikut manfaat yang akan didapat:

1. Mendukung Kesehatan Kardiovaskular

Berbeda dengan minyak kelapa biasa yang banyak mengandung lemak jenuh, virgin coconut oil diperkaya asam lemak yang membantu metabolisme tubuh, sehingga mencegah penumpukan lemak pada arteri.

Hal ini terbukti beberapa populasi di dunia seperti di Sri Lanka atau masyarakat Kitavan di Papua Nugini yang mengonsumsi minyak VCO dalam jumlah banyak memiliki kasus serangan jantung yang rendah.

2. Mendorong Pembakaran Lemak Tubuh

Manfaat VCO yang dikombinasikan dengan olahraga ringan dapat mendorong pembakaran lemak tubuh dan menghasilkan energi tambahani.

Studi menunjukan makan 15 sampai 30 gram virgin coconut oil per hari dapat meningkatkan pengeluaran energi sebesar 5% dari biasanya.

Selain menghasilkan energi, pembakaran lemak dapat mencegah obesitas atau masalah berat badan berlebih.

3. Meredakan Kejang

Mengurangi asupan karbohidrat dan meningkatkan asam lemak memberikan efek peningkatan kadar keton dalam darah.

Para peneliti mempelajari diet ketogenik ini dapat mengobati berbagai gangguan kesehatan. Salah satunya mengurangi kejang pada anak-anak epilepsi yang resistensi terhadap obat-obatan.

Meskipun perlu dikaji lebih dalam lagi, namun beberapa peneliti mempercayai minyak VCO dapat mengatasi kejang pada epilepsi.

4. Memiliki Efek Anti-Mikroba

Mungkin kamu pernah menemukan kandungan VCO pada beberapa produk kecantikan seperti sabun mandi, pembersih wajah atau make-up.

Hal ini tidak mengherankan mengingat VCO memiliki kandungan antimikroba untuk membunuh kuman. Jika digunakan dengan benar minyak VCO juga dapat mencegah pertumbuhan bakteri penyebab jerawat.

Selain itu, pada penelitian tabung reaksi juga menunjukan hasil virgin coconut oil efektif membunuh bakteri Staphylococcus aureus penyebab infeksi jamur pada manusia.

5. Mengurangi Rasa Lapar

Salah satu khasiat menarik minyak kelapa murni lainnya adalah mampu mencegah rasa lapar. Hal ini berkaitan dengan peningkatan konsentrasi keton yang memberikan efek samping penurunan nafsu makan secara signifikan.

Sehingga secara tidak langsung juga berdampak terhadap penurunan berat badan. Kamu bisa menambahkan minyak VCO ini pada menu diet harian kamu.

6. Meningkatkan Kadar HDL (Kolesterol Baik)

Tidak hanya mendorong pembakaran lemak dan meningkatkan kesehatan jantung, konsumsi minyak kelapa juga menambah kadar High Density Lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik.

Hal itu dilakukan dengan cara mengurangi kadar Low Density Lipoprotein (LDL) atau kadar kolesterol jahat. Tentunya efek ini dapat optimal jika dibarengi dengan konsumsi makanan bergizi dan sehat serta olahraga teratur.

7. Melindungi Kulit dan Rambut

Tidak hanya dapat dimakan, mengoleskan minyak VCO pada kulit dapat membuatnya lebih halus dan bercahaya. Virgin coconut oil dipercaya dapat mengangkat sel kulit mati, menyamarkan noda hitam, dan memudarkan stretch mark.

Menggosok rambut dengan minyak kelapa juga dapat membuatnya terlihat lebat berkilau, menutrisi akar rambut, dan melindungi dari kerusakan akibat panas.

8. Mencegah Penyakit Alzheimer

Proses penuaan menyebabkan penurunan fungsi tubuh salah satunya kemampuan fungsi otak. Tidak heran orang tua rentan sekali mengalami demensia atau Alzheimer.

Para peneliti menyarankan kepada lansia agar konsumsi makanan yang meningkatkan jumlah keton dalam darah. Keton ini berfungsi sebagai sumber energi alternatif untuk regenerasi sel-sel otak yang telah rusak.

Selain itu, penyakit Alzheimer juga dapat dicegah dengan melakukan terapi.

9. Mencegah Perut Buncit

Penimbunan lemak merupakan penyebab utama perut buncit. Hal ini tentunya sangat mengganggu penampilan dan kepercayaan diri seseorang.

Beberapa ahli kebugaran menyarankan untuk konsumsi VCO agar membantu proses pembakaran lemak perut di samping berolahraga dan menjaga makan.

10. Mengatasi Konstipasi

Konstipasi atau sembelit merupakan kondisi yang menyebabkan seseorang jadi jarang buang air besar atau kurang dari tiga kali dalam seminggu. Tentunya kondisi ini dapat sangat mengganggu karena menyebabkan perut terasa begah.

Jika kamu punya masalah pencernaan, cobalah konsumsi minyak kelapa murni sekitar satu sampai dua sendok makan setiap hari.

11. Menjaga Kesehatan Gigi

Tidak hanya bagus untuk melindungi rambut dan kulit dari kerusakan, ternyata virgin coconut oil dapat dimanfaatkan untuk menjaga gigi agar tetap kuat dan sehat.

Minyak ini dapat membunuh bakteri penyebab gigi berlubang. Meskipun begitu kamu tetap harus sikat gigi dan berkumur secara rutin agar tidak ada plak atau sisa makanan yang menempel.

Cara Pakai/Konsumsi VCO


Virgin coconut oil
 dapat dikonsumsi secara langsung atau sebagai bahan pelengkap alami pada smoothie atau salad. Berikut ini cara menggunakan atau konsumsi VCO berdasarkan tujuannya:

  • Meningkatkan metabolisme dan kesehatan pencernaan: Konsumsi VCO secara langsung atau campurkan 1 sdm virgin coconut oil pada dengan granola dan buah atau sayur kesukaan kamu.
  • Menyuburkan rambut: Oleskan virgin coconut oil pada batang rambut dan kulit kepala, kemudian pijat dan bersihkan dengan air.
  • Makeup waterproof: Tuangkan di atas kapas dan usap lembut area wajah yang ingin dibersihkan.
Meskipun dikatakan lemak jenuh pada virgin coconut oil berbeda dengan lemak jenuh lainnya, namun mengkonsumsi secara berlebihan dikhawatirkan dapat menyebabkan efek samping serius. Sebaiknya hindari makan VCO lebih dari 150 gram atau 10 sendok makan, karena takaran ini sudah termasuk berlebihan.

Selasa, 17 Mei 2022

Retinol Adalah Bahan Aktif Produk Skincare, Apa Manfaat dan Efek Sampingnya?


Retinol adalah bahan aktif dari vitamin A yang banyak digunakan dalam produk skincare. Kandungan senyawa ini memiliki banyak fungsi, mulai dari mengatasi jerawat, memperbaiki tekstur kulit, hingga digadang-gadang ampuh mencegah penuaan dini.

Seperti bahan aktif lainnya, retinol pun perlu digunakan sesuai aturan agar kulit bisa mendapatkan manfaatnya dan terhindar dari risiko iritasi. Apa saja yang harus Anda perhatikan?

Apa itu retinol?


Dikutip dari laman Harvard Medical School, retinol atau retinoid adalah zat yang dibuat dari vitamin A. Zat ini awalnya digunakan sebagai obat jerawat sekitar tahun 1970an. Namun, para peneliti menemukan fungsi lainnya, salah satunya mencegah penuaan.

Sebagai salah satu “aktor utama” dalam produk anti-aging, retinol disebut-sebut punya kemampuan merangsang produksi kolagen. Tidak hanya itu, retinol juga mempercepat proses pembaruan sel-sel kulit mati serta membuat tekstur kulit menjadi lebih halus.

Retinol dibagi menjadi beberapa jenis sesuai tingkat kekuatannya. Produk yang bisa dibeli bebas biasanya mengandung retinyl palmitate, retinol, retinaldehyde, atau adapalene. Adapalene juga banyak ditemukan dalam produk untuk mengobati jerawat.

Ada pula jenis retinol yang jauh lebih kuat seperti tretinoin dan tazarotene. Keduanya memerlukan resep karena pengaruhnya sangat kuat terhadap kulit. Efeknya memang muncul lebih cepat, tapi risiko terjadinya iritasi juga lebih besar.

Apa pun jenis retinol yang Anda gunakan, pada dasarnya semua akan memberikan hasil pada kulit setelah pemakaian jangka panjang sesuai aturan. Kulit rata-rata mulai menunjukkan perkembangan setelah sedikitnya tiga bulan pemakaian produk.

Manfaat retinol untuk kulit


Ada berbagai alasan mengapa retinol banyak digemari oleh para penggiat kecantikan. Berikut di antaranya.

1. Mengobati jerawat

Dokter sering kali meresepkan obat atau produk skin care mengandung retinol untuk mengatasi jerawat dengan tingkat keparahan ringan hingga sedang. Ini karena retinol dapat membuka pori-pori sehingga kulit mampu menyerap obat jerawat dengan baik.

Selain itu, retinoid juga mencegah jerawat muncul kembali dengan cara mengurangi produksi minyak berlebih dan meredakan peradangan pada kulit. Dengan begitu, tidak terjadi penyumbatan pori-pori yang merupakan awal terbentuknya jerawat.

2. Mencegah keriput akibat penuaan

Retinol, khususnya tretinoin, dapat mencegah munculnya keriput atau garis halus di kulit. Ini disebabkan karena tretinoin meningkatkan produksi kolagen dan merangsang aliran darah di bawah kulit sehingga kulit menjadi lebih sehat.

Tretinoin juga membantu memudarkan flek hitam akibat penuaan serta mengurangi bintik kulit pemicu kanker yang disebut actinic keratosis. Senyawa ini bekerja dengan menghalau paparan sinar ultraviolet yang berlebihan pada wajah.

3. Mengendalikan gejala psoriasis

Retinoid dari jenis tazarotene memiliki manfaat tersendiri bagi penderita psoriasis. Zat ini membantu mengendalikan gejala psoriasis dengan cara:

  • memperlambat pertumbuhan sel-sel kulit,
  • menipiskan kulit yang menebal dan bersisik,
  • meredakan bengkak dan kemerahan, serta
  • mengatasi psoriasis pada kuku.

Jika Anda memiliki psoriasis, dokter akan menganjurkan untuk mengoleskan setetes kecil krim retinol satu kali sehari sebelum tidur. Krim atau gel retinol untuk psoriasis mungkin juga akan dikombinasikan dengan pengobatan steroid.

4. Menghilangkan milia

Milia adalah benjolan-benjolan kecil yang biasanya tumbuh di sekitar hidung, dahi, dan kelopak mata. Benjolan-benjolan ini sering kali sulit dihilangkan sehingga diperlukan obat untuk membasminya.

Anda bisa menghilangkan milia dengan menggunakan serum retinoid, khususnya dari jenis tretinoin. Senyawa ini membantu mengikis milia dan mencegah pertumbuhan benjolan-benjolan baru sehingga tekstur kulit menjadi lebih rata.

Efek samping pemakaian retinol


Meskipun memiliki banyak manfaat, retinoid juga dapat menyebabkan efek samping bila tidak digunakan sesuai aturan. Beberapa efek samping yang pernah dilaporkan yakni:

  • kulit kering dan iritasi,
  • perubahan pada warna kulit,
  • kulit lebih sensitif terhadap sinar matahari, serta
  • kulit jadi kemerahan, bengkak, keras, atau melepuh.

Hindari sinar matahari saat sedang menggunakan krim retinol, terutama antara pukul 10 pagi dan 2 siang. Bila Anda hendak keluar rumah dan akan terkena sinar matahari, gunakan pelembap dan tabir surya minimal SPF 30 atau lebih tinggi.

Retinoid sebaiknya juga tidak digunakan oleh ibu hamil. Pasalnya, retinol dan berbagai zat turunan vitamin A berisiko mengganggu perkembangan janin di dalam kandungan serta menimbulkan kelainan pada tulang belakang dan wajah bayi yang lahir.

Risiko ini bertambah besar jika ibu hamil menggunakan krim retinol secara berlebihan dan untuk waktu yang lama. Oleh sebab itu, ibu hamil disarankan untuk menggunakan produk perawatan kulit lain untuk menggantikan retinol.

Aturan penggunaan retinol


Guna memaksimalkan manfaat produk dan menghindari efek samping, berikut hal-hal yang perlu Anda perhatikan saat menggunakan produk mengandung retinol.

1. Gunakan secukupnya

Ada beberapa kesalahan dalam penggunaan retinoid yang umum dilakukan. Ada yang memakainya dalam jumlah yang terlalu banyak, terlalu sering, atau dalam konsentrasi yang terlalu tinggi. Padahal, penggunaan retinol seharusnya dimulai dari konsentrasi rendah.

Hal ini penting terutama bagi Anda yang baru pertama kali memakainya atau memiliki jenis kulit sensitif. Jika kulit Anda sudah terbiasa dengan penggunaan retinol selama beberapa pekan, baru tingkatkan konsentrasinya secara perlahan.

2. Gunakan pada kulit kering

Bila digunakan dalam keadaan kulit yang lembap, retinoid justru berisiko menyebabkan iritasi dan membuat kulit lebih cepat mengering. Jadi, ada baiknya Anda memakai produk ini dalam kondisi kulit yang masih kering.

Jika Anda ingin menggunakan produk pelembap sebelum retinoid, berikan jeda waktu terlebih dahulu. Begitu pula bila pelembap akan digunakan setelahnya, sebaiknya pakai saat produk dengan kandungan retinoid sudah cukup terserap pada kulit.

3. Gunakan di malam hari

Produk yang mengandung retinoid biasanya dikemas dalam botol berwarna gelap. Hal ini dilakukan karena kebanyakan retinoid adalah zat photolabile yang mudah rusak bila terkena cahaya terang atau sinar matahari langsung.

Atas dasar ini juga, produk retinol lebih dianjurkan untuk digunakan di malam hari. Anda sebenarnya bisa tetap memakai retinoid pada pagi hari asalkan dilapisi dengan sunscreen, tapi bukan berarti ini membuat retinoid bebas dari risiko kerusakan.

4. Kandungan yang tidak boleh digunakan bersama retinol

Produk mengandung retinol sebaiknya tidak digunakan berbarengan dengan produk eksfoliasi maupun produk yang mengandung benzoil peroksida. Contoh kandungan di dalam produk eksfoliasi yaitu alpha-hydroxy acid (AHA) dan beta-hydroxy acid (BHA).

Ini disebabkan karena campuran retinoid dengan ketiga kandungan tersebut berisiko membuat kulit menjadi kering, mengelupas, dan iritasi. Sebagai solusinya, Anda bisa menggunakan ketiga produk tersebut pada waktu yang berbeda.

5. Hentikan penggunaan selama masa kehamilan

Pemakaian retinoid jangka panjang atau dalam dosis besar meningkatkan risiko cacat lahir pada bayi yang lahir. Oleh sebab itu, Anda perlu menghentikan pemakaian zat ini selama kehamilan dan menggantinya sementara.

Retinol mempunyai sederet manfaat bagi kulit. Namun, manfaat ini hanya bisa didapat dengan dosis dan cara pakai retinol yang benar. Sementara itu, pemakaian secara berlebihan atau di luar saran dokter spesialis kulit berisiko menimbulkan efek samping.

Maka dari itu, selalu ikuti anjuran penggunaan pada label kemasan produk yang Anda gunakan. Jika kulit mengalami reaksi negatif, hentikan pemakaian produk dan segera kunjungi dokter spesialis kulit.

 

Jumat, 13 Mei 2022

Inilah Cara Memilih Toner Sesuai dengan Jenis Kulit, Sudah Tahu?


Memilih toner yang tepat untuk kulit memang tidak sulit. Agar toner dapat bekerja dengan baik, pilihlah toner yang sesuai dengan jenis kulit Anda.

Toner adalah salah satu produk skincare yang bermanfaat untuk kesehatan dan kecantikan kulit. Toner dapat membersihkan wajah secara menyeluruh dan menutrisi kulit.

Kini, telah banyak produk toner yang dikhususkan untuk jenis kulit tertentu. Melansir dari cnfstore.com, inilah cara memilih toner sesuai dengan jenis kulit, yaitu: 

1. Kulit Berminyak

Cara memilih toner untuk kulit berminyak yaitu pilihlah toner yang bisa mengontrol dan mengurangi kadar sebum. Kulit berminyak disebabkan oleh produksi sebum yang berlebihan. Kandungan toner seperti vitamin A atau retinol telah terbukti efektif menekan produksi sebum dan mengurangi munculnya sifat berminyak.

Sebagai bahan alternatif, tea tree oil adalah bahan alami yang digunakan dalam toner untuk membantu mengontrol minyak berlebih. Hindari penggunaan toner dengan bahan komedogenik, seperti mineral oil yang dapat menyumbat pori-pori dan menyebabkan pembentukan komedo.

2. Kulit Kering

Selanjutnya, cara memilih toner untuk kering adalah gunakan hydrating toner yang mengandung hyaluronic acid. Hyaluronic acid bertindak sebagai magnet kelembapan serta membuat kulit terasa terhidrasi dan montok. Jangan gunakan exfoliating toner yang cenderung memperburuk gejala kulit kering.

Anda perlu memahami bahwa kulit kering bisa ditandai dengan bercak kasar atau bersisik di wajah. Kulit kering dapat terjadi secara alami, atau akibat dari reaksi dari bahan-bahan produk perawatan kulit.

3. Kulit Sensitif 

Kulit sensitif perlu untuk berhati-hati saat memilih produk skincare, seperti toner. Jika Anda rentan terhadap sensitivitas kulit dan mengalami iritasi serta kekeringan setelah menggunakan produk skincare, mungkin sulit untuk menentukan bahan mana yang terbaik untuk digunakan.

Sebaiknya, pilihlah toner hypoallergenic yang menenangkan dan menghidrasi kulit. Misalnya bahan-bahan seperti air mawar dan chamomile yang membantu menenangkan gejala kulit sensitif, termasuk kemerahan dan iritasi.

Hindari toner berbahan dasar alkohol dan sabun yang dapat mengiritasi dan mengeringkan kulit. Serta hindari toner dengan bahan pengelupasan seperti asam glikolat, karena dapat menyebabkan kekeringan dan iritasi lebih lanjut.

4. Kulit Berjerawat

Cara memilih toner untuk kulit berjerawat yaitu gunakan toner dengan sifat anti-inflamasi. Bahan aloe vera dan niacinamide adalah bahan yang dapat menenangkan kulit, sekaligus memberikan penyembuhan pada kulit.

Aloe Vera bekerja dengan bertindak sebagai anti-inflamasi pada kulit, sehingga efektif dalam mengurangi munculnya jerawat. Sedangkan bahan niacinamide untuk mengurangi munculnya pori-pori, mengontrol produksi sebum, dan antibakteri.

Exfoliating toner cocok untuk kulit berjerawat. Namun, penggunaan berlebihan dapat menyebabkan iritasi hingga produksi minyak wajah meningkat. Anda perlu memberikan jeda untuk kulit berjerawat melakukan eksfoliasi ya.